5 Tips Sederhana untuk Menghindari Wi-Fi Lemot di Rumah

5 Tips Sederhana untuk Menghindari Wi-Fi Lemot di Rumah

83
memuat...

Harianpost.co.idBagi sebagian orang, mungkin Wi-Fi adalah salah satu kebutuhan dasar seperti halnya listrik dan air. Hal ini juga didukung oleh banyaknya penyedia layanan internet yang beberapa diantaranya memberikan penawaran untuk memasang modem/router yang portable (bisa dipindah-pindah). Tapi satu masalah yang hampir dialami oleh pengguna Wi-Fi di rumah adalah dimana tiba-tiba Wi-Fi menjadi lemot sehingga membuat merasa tidak nyaman. Jangan khawatir, berikut ini beberapa cara mudah yang dapat anda lakukan untuk memecahkan masalah untuk mengatasi dan menghindari terjadinya Wi-Fi yang lemot di rumah anda.

  1. Letakkan Modem/Router di Tempat yang Strategis

Ini merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk meningkatkan jangkauan Wi-Fi. Sebagian besar pengguna mungkin lebih suka memasang router Wi-Fi di bagian sudut rumah (biasanya dekat jendela). Memang hal ini akan meminimalkan gangguan pada kabel, namun hal ini adalah salah satu hal yang membuat jangkauan sinyal Wi-Fi anda menjadi terhambat karena sinyal Wi-Fi menyebar secara omni-directional. Tempat ideal untuk menyimpan router adalah di bagian tengah-tengah rumah sehingga cakupan jaringan Wi-Fi akan merata di seluruh rumah. Coba letakkan router setinggi mata atau lenih tinggi – untuk meningkatkan kekuatan sinyal Wi-Fi. Selain iitu, jauhkan router dari perangkat lain yang menyebabkan interferensi (telepon, router lain, printer, oven/microwave, dll)

  1. Batasi Jumlah Perangkat yang Tersambung dengan Wi-Fi

Jika teman dan keluarga berkunjung ke rumah anda tapi anda tidak ingin membagikan kata sandi Wi-Fi utama anda? Cukup aktifkan jaringan tamu di router anda dengan kata sandi yang berbeda dan lebih sederhana. Login ke pengaturan admin router anda dan dibawah tab Wireless anda akan melihat opsi jaringan tamu. Anda dapat member nama jaringan anda, mengatur ata sandi dan bahkan membatasi jumlah pengguna yang dapat terhubung ke jaringan tersebut secara bersamaan. Selain itu, beberapa router juga memberikan opsi untuk memblokir dan menghapus perangkat yang terhubung jika anda merasa bahwa perangkat tersebut memonopoli semua bandwith. Setelah teman atau keluarga anda pulang, anda dapat menonaktifkan jaringan tamu – dengan cara ini tidak aka nada yang tahu kata sandi Wi-Fi utama di rumah anda dan anda tidak perlu khawatir jika Wi-Fi anda digunakan tanpa izin

  1. Menggunakan Repeater untuk Jangkaun Wi-Fi yang Lebih Baik

Jika anda tinggal di satu kamar kos atau tinggal di apartemen studio, roter yang disediakan oleh ISP anda biasanya tidak akan dapat menyediakan cakupan jaringan seperti di rumah. Anda dapat menukar router yang ada dengan router yang lebih kuat. Namun cara cara yang lebih sederhana dan lebih murah adalah dengan menggunakan repeater – yang akan mengambil sinyal Wi-Fi dari router dan ‘mengulanginya’ untuk meningkatkan cakupan area. Metode WPS adalah salah satu cara termudah untuk menghubungkan repeater. Caranya; aktifka WPS pada roter dan tekan tombol WPS pada repeater. Semuanya secara otomatis dikkonfigurasi hanya dalam satu menit. Atau anda memiliki router lama yang masih berfungsi? Anda juga dapat menggunakannya sebagai repeater – meskipun memerlukan sedikit pengaturan konfigurasi di laman oengaturan

  1. Ganti Password Wi-Fi Secara Berkala

Pernahkah anda mengubah kata sandi Wi-Fi anda? Tapi mungkin anda hanya melakukannya saat melakukan pengaturan untuk kata sandi dasar saat Wi-Fi pertama kali dipasang. Anda mungkin juga tanpa sadar telah membagikan password Wi-Fi anda ke teman, keluarga atau tetangka yang berkunjung ke rumah anda sehingga seseorang mungkin saja bisa menggunakan Wi-Fi anda tanpa izin sehingga mempengaruhi kecepatan Wi-Fi anda. Cara terbaik untuk menghindari hal ini adalah dengan mengubah kata sandi (password) Wi-Fi anda secara teratur – mungkin beberapa bulan sekali

  1. Coba Gunakan Router USB

Coba lihat port di router anda. Jika anda melihat terdapat port USB, berarti router anda dapat melakukan lebih dari sekedar menyiarkan sinyal Wi-Fi. Tetapi hal ini tergantung pada model router anda. Port USB dapat digunakan untuk menghubungkan hard drive eksternal (ini akan tersedia sebagai penyimpanan jaringan ke semua perangkat yang terhubung di Wi-Fi sehingga mudah untuk berbagi konten) atau untuk menghubungkan dengan printer (ini biasa digunakan untuk printer nirkabel dan bisa digunakan oleh siapapun yang ada di jaringan tersebut).

Komentar