Cara Mengatasi Mendengkur Saat Tidur

Cara Mengatasi Mendengkur Saat Tidur

59
memuat...

Harianpost.co.idMendengkur pada saat anda atau pasangan anda tidur bisa terjadi karena kurangnya udara yang bergerak bebas melalui hidung dan tenggorokan pada saat tidur. Ketika ini terjadi, jaringan sekitarnya menjadi bergetar sehingga menghasilkan suara dengkuran yang cukup mengganggu.  Orang yang sering mendengkur mungkin memiliki lebih banyak jaringan pada tenggorokan dan hidung atau jarigan ‘floppy’, yang juga disebut dengan uvala, yang cenderung lebih mudah bergetar dibanding jaringan yang lain. Tidak hanya itu, posisi lidah ternyata juga dapat mengganggu pernapasan. Mendengkur juga terjadi ketika otot tenggorokan rileks. Saat tidur, lidah cenderung ke arah tenggorokan dan dinding tenggorokan mungkin bisa bergetar sehingga dengkuran terdengar lebih lama.

Tapi apa sebenarnya faktor yang dapat menyebabkan terjadinya dengkuran? Ternyata mendengkur dapat dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, beberapa diantaranya ialah:

  1. Tingkat kebugaran. Jika anda mengalami obesitas, hal ini dapat memperburuk kondisi mendengkur. Mengapa? Makan berlebihan dan/atau kurang olahraga dapat menyebabkan peningkatan lemak disekitar tenggorokan. Lemak yang berlebih ini dapat menyebabkan saluran pernapasan menjadi lebih sempit dan mempengaruhi pernapasan yang normal dengan menciptakan obstruksi di orofaring saat tiru. Mendengkur karena obesitas lebih banyak dialami oleh pria karena pria cenderung bertambah berat badan pada area leher lebih banyak dibandingkan wanita. Ketika berbaring terlentang, jaringan lemak menambah tekanan pada jalan napas sehingga dapat menghalangi. Mungkin inilah sebabnya mengapa menggulingkan badan saat tidur bisa menghentikan dengkuran. Sebaiknya coba untuk berolahraga, mengurangi berat badan dan diet untuk menghentikan masalah mendengkur saat tidur
  2. Menopause. Salah satu gangguan saat mengalami gejala menopause seiring bertambahnya usia, sering terjadi bahwa tonus otot berkurang dan menyebabkan kegemukan. Hal ini biasanya terjadi pada wanita. Pada saat wanita telah mencapai usia 70-an tahun, kemungknan besar akan mendengkur seperti seorang pria pada usia yang sama. Ini adalah salah satu alasan lain mengapa anda harus tetap menjaga tingkat kebugaran tubuh sebagai gaya hidup
  1. Usia. Ketika anda memasuki usia paruh baya, biasanya 45-64, tenggorokan anda menjadi lebih sempit dan tonus otot ditenggorokan anda menjadi berkurang. Tentu saja, semakin tua adalah bagian kehidupan. Tapi ada hal-hal yang dapat anda lakukan untuk mengurangi atau mungkin menghilangkan dengkuran diantaranya adalah perubahan gaya hidup dan kebiasaan tidur
  1. Fakta: Mendengkur Lebih Banyak Dialami Pria. Mengapa kebanyakan masalah mendengkur dialami oleh pria? Hal itu karena pria memiliki bagian ruang udara yang lebih sempit dibanding wanita. Ini memang bukan sepenuhnya kesalahan seorang pria, tenggorokan yang sempit, celah langit-langit, adenoid membesar dan perubahan fisik lain saat mulai beranjangk dewasalah yang menyebabkan mendengkur bisa terjadi
  1. Masalah Hidung dan Sinus. Saluran pernapasan yang tersumbat  atau hidung tersumbat membuat inhalasi menjadi sulit dan menciptakan ruang hampa di tenggorokan yang menyebabkan mendengkur terjadi. Menjaga rumah bersih, bebas dari debu dan tubuh yang sehat dapat membantu mengatasi masalah mendengkur serta mgangguan pada hidung dan sinus
  1. Kebiasaan Merokok dan Mengkonsumsi Alkohol. Biasa mengkonsumsi alkohol, dan obat-obatan tertentu seperti obat penenag serta merokok dapat meningkatkan relaksasi pada otot yang menyebabkan resiko mendengkur menjadi meningkat. Dan tentu saja, merokok akan menyebabkn masalah yang besar pada pernapasan terutama pada paru-paru. Semua orang pasti tahu jika merokok adalah hal yang berbahaya bagi kesehatan, sehingga sebaiknya berhenti merokok segera. Termasuk penggunaan rokok elektronik.
  1. Posisi Tidur. Sebuah studi mengungkapkan bahwa posisi tidur memainkan peran penting pada masalah mendengkur dan sindrom apnea  obstruktif. Seperti yang telah dijelaskan diatas, posisi tidur terlentang akan membuat lemak memberikan tekanan pada saluran pernapasan sehingga udara tidak bisa keluar-masuk dengan lancar

Cara Menghentikan Kebiasaan Mendengkur

  • Tidur dengan posisi menyamping. Jika masalah mendengkur Anda tidak parah, hal ini hanya membutuhkan sebuah trik. Kesulitan terbesar mungkin Anda mengatur posisi tidur. Menggunakan bantal tubuh dapat berguna dalam mempertahankan posisi anda untuk tetap tidur dengan posisi menyamping. Pada akhirnya, posisi ini dapat mencegah otot-otot yang rileks di tenggorokan untuk memblokir saluran pernapasan. Trik yang cukup unik dan berguna untuk mempertahankan posisi tidur tetap menyamping adalah dengan menempelkan bola tenis ke bagian belakang piyama Anda sehingga Anda tidak berguling terlentang. Jika Anda memiliki tempat tidur dengan kontrol berbaring, Anda dapat mengatur tempat tidur dalam posisi kepala miring, yang dapat membuka saluran napas hidung.
  • Gunakan minyak esensial peppermint. Jika dengkuran anda terjadi karena hidung tersumbat, guanakan minyak esensial peppermint untuk meredaknnya. Hal ini telah terbukti karena minyak peppermint dapat meredakan nyeri pada tenggorokan yang dapat mempengaruhi saluran pernapasan pada hidung
  • Vitamin C. Gangguan sinusitis dapat menghalangi saluran udara, menyebabkan mulut terbuka dan uvula, sehingga bergetar dan menciptakan gangguan mendengkur sepanjang malam. Vitamin C dapat membantu mencegah hal ini karena seperti yang kita tahu vitamin C dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan yang kuat dapat menghilangkan sinusitis. Pepaya dan nanas mengandung bromelain yang dapat mencegah munculnya sinusitis, brokoli dan paprika merah juga beberap jenis sayuran yang mengandung vitamin cukup tinggi
  • Hindari produk susu dan makanan berat di malam hari. Minum susu atau mengkonsumsi produk turunan susu lainnya akan membuat dengkuran anda menjadi lebih buruk karena meninggalkan lapisan lendir di mulut dan tenggorokan. Mukosa inilah yang menambah sumbatan pada saluran pernapasan. Selin itu, cobalah untuk tidak makan makanan berat sebelum tidur. Ketika perut anda penuh, akan terdorong ke atas diafragma anda dan mempengaruhi ritmik pernapasan.

Komentar