Tips Melakukan Baby-Led Weaning (Mengenalkan Makanan Padat pada Bayi)

Tips Melakukan Baby-Led Weaning (Mengenalkan Makanan Padat pada Bayi)

39
memuat...

Harianpost.co.idBaby-led weaning (BLW) adalah suatu pendekatan untuk mengajarkan makan pada bayi dengan insting dan kemampuannya untuk makan sendiri (melakukan dengan tangannya sendiri) dan mengatur kecepatan makan. Berbeda dengan metode tradisional yang memperkenalkan bayi ke makananpadat dengan menggunakan sendok, BLW dilakukan dengan memberikan makanan pada bayi dalam bentuk yang utuh dengan ukuran kecil (seukuran jari tangan). Dengan mencoba menerapkan metode ini memungkin bayi bisa makan sendiri, memilih makanan apa yang mereka inginkan dan memtusukan seberapa banyak makanan yang ingin dihabiskan pada saat itu. Hal ini juga memungkinkan bayi bisa bergabung untuk makan bersama dengan anggota keluarga yang lain sejak usia dini.

Anda ingin mencoba metode ini? Pastikan bayi anda telah berusia 6 bulan atau lebih dan telah mulai mengkonsumsi MPASI (Makanan Pendamping ASI). Usia 6 bulan adalah usia yang tepat karena mayoritas bayi pada usia itu sudah mampu mengembangkan ketrampilan yang dibutuhkan untuk makan sendiri seperti duduk sendiri, mengarahkan makanan untuk dimasukkan ke dalam mulut, serta mengunyah dan menelan makanan.

Makanan yang Cocok untuk Baby-Led Weaning

Untuk mulai melakukan BLW, berikut beberapa tips yang perlu diingat ketika memutuskan untuk mulai mengenalkan makanan apa dan bagaimana mempersiapkannya:

  • Ketika pertama kali mulai memberi makan bayi anda dengan metode ini, sebaiknya anda memulai dengan perlahan dan hanya memperkenalkan satu makanan dalam satu waktu. Hal ini akan memungkin untuk membantu anda mengetahui alergi makanan apa yang terjadi pada bayi anda
  • Berikan potongan-potongan makanan utuh dalam bentuk dan ukuran yang bisa dipegang dan makan sendiri
  • Pilih makanan lunak yang dapat dengan mudah dipegang dan diambil dengan tangan bayi anda
  • Potong makanan dalam bentuk strip atau stick agar bayi bisa dengan mudah memegang dan menggigit makanan
  • Untuk makanan yang memiliki tekstur liicin, seperti pisang alpukat, biarkan kulit buah berada dibawah agar bayi bisa menggenggam dan menggigit buah dengan mudah. Namun tetap awasi bayi anda
  • Anda juga bisa menggunakan crinkle cutter (pemotong bergelombang) untuk membuat sayurang yang anda masak tidak terlalu licin
  • Hindari makanan yang berisiko dapat membuat tersedak seperti sayuran mentah, buah-buah keras (termasuk apel mentah) dan kacang. Pastikan untuk mengukus buah atau sayur yang akan anda berikan
  • Pastikan bayi anda duduk dengan tegak saat makan dan anda selalu menemani saat bayi sedang makan

Mungkin beberapa jenis makanan berikut bisa menjadi rekomendasi anda untuk memulai baby-led weaning.

  1. Sayuran yang dikukus atau direbus, seperti labu, brokoli, wortel, ubi jalar, zucchini, dsb
  2. Buah-buahan yang lunak seperti alpukat, pisang, irisan apel (tanpa kulit), buah pir yang telah matang, dan melon
  3. Misalnya flaked salmon, potongan ayam dan daging sapi, bakso yang memiliki tekstur lembut dan lunak, dsb
  4. Anda bisa memberikan telur rebus dan juga scrambled egg
  5. Irisan roti tanpa pinggiran (bisa anda isi dengan hummus, selai kacang atau mentega)
  6. Anda bisa memberikan pasta dari tepung gandum atau pasta bebas gluten yang telah anda potong-potong menjadi lebih pendek

Setelah bayi anda berhasil melakukan BLW dan mengetahui jenis makanan yang beresiko membuat alergi, anda bisa mulai menyajikan beberapa jenis makanan dalam satu waktu. Namun anda tetap perlu memastikn bahwa makanan tersebut memiliki ukuran yang pas dan cukup lunak untuk dimakan agar tidak tersedak. Selain itu, pastikan bahwa makanan yang anda sajikan tidak pedas, terlalu asin atau terlalu panas.

Mengajarkan BLW dapat bermanfaat  karena dapat mendorong nafsu makan pada bayi anda dan bereksplorasi sekaligus belajar untuk mandiri, mengajarkan pada bayi tentang isyarat saat perut terasa lapar dan kenyang, serta tidak membuat bayi menjadi anak yang pilih-pilih makanan.

Komentar