Tips Meringankan Gejala Menopause dengan Mudah

Tips Meringankan Gejala Menopause dengan Mudah

26
memuat...

Harianpost.co.idBagi sebagian orang dewasa yang mulai memasuki usia 40-an mungkin akan mengalami menopause yang beberapa gejalanya dianggap cukup menyusahkan. Ketidakseimbangan hormone seperti estrogen, testoteron dan dehydroepiandrosterone (DHEA) yang menurun ketika memasuki usia paruh baya yang menyumbang kontibusi utama pada gejala menopause dan masalah lainnya. Secara keseluruhan, ketidakseimbangan ini akan menyebabkan terjadinya masalah seperti kenaikan berat badan dan perubahan suasana hati.

Beberapa orang mungkin akan terkejut ketika mengetahui bahwa pola konsumsi dan gaya hidup dapat secara signifikan mempengaruhi gejala menopause. Bahkan seseorang yang memperhatikan asupan kalori (karena semua karbohidrat bisa terurai menjadi gula) juga beresiko mengalami peningkatan kadar insulin yang kemudian akan mengarah pada diabetes, eksaserbasi peradangan, ketidakseimbangan hormone, dsb. Yang lebih buruk, jika ketidakseimbangan hormone terjadi ditambah dengan kondisi stress yang kronis serta rasa cemas, dapat semakin memperburuk keadaan yang disebut sebagai ‘hot flashes’ dan pemicu serangan jantung.

Tapi anda tidak perlu cemas, masih ada cara yang cukup efektif yang bisa anda coba untuk mengurangi resiko gejala menopause yang mengganggu dan menakutkan. Anda bisa mencoba untuk melakukan diet keto. Anda bisa meakukan diet keto untuk konsumsi makanan yang mengandung tinggi lemak dan tetap menjaga jumlah alkali dalam tubuh untuk meminimalkan potensi diefisiensi nutrisi.

Manfaat Melakukan Diet Keto Selama Menopause

  1. Menyeimbangkan hormone. Dengan melakukan diet keto, anda dapat mengoptimalkan insulin dalam tubuh, kortisal, dan kadar hormone lainnya sehingga anda tidak mengalami ‘hit flashes’ yang parah. Jika memang terjadi, biasanya tidak akan berlangsung dalam waktu yang lama sehingga tidak akan mengganggu anda
  2. Meningkatkan fungsi otak. Menurut peneliti, ‘hot flashes’ adalah sugesti otak yang berusaha untuk melindungi diriya dari rasa lapar. Salah satu tugas dari hormone estrogen adalah memasukkan glukosa ke otak sebagai bahan bakar, tapi selama menopause hormon estrogen akan menurun begitu juga dengan kemampuannya untuk memberikan asupan glukosa ke dalam otak. Ketika otak tidak mendapat asupan glukosa, kemampuan otak akan menurun. Kabar baiknya adalah keton dapat menggantikan glukosa dalam otak dan jaringan lain sehingga fungsi otak akan meningkat dan gejala menopause akan menurun

Bagaimana Cara Kerja Diet Keto Menurunkan Gejala Menopause?

  • Membakar lemak. Penurunan berat badan adalah salah satu tantangan yang serius saat menopause. Mengoptimalkan hormone yang mengatur rasa lapar seperti insulin dan leptin, akan menghilangkan rasa lapar sehingga anda dapat menurunkan berat badan
  • Menstabilkan kondisi tubuh. Menopause sering kali bisa membuat penderitanya menjadi sering merasa lelah dan lemas. Diet keto akan membantu menjaga energi tubuh karena lemak sehat akan menyediakan sumber energi yang bagus untuk menjaga kadar hormone yang sehat terutama jika dikombinasikan dengan diet alkalin
  • Meningkatkan kualitas tidur. Ketika anda terlalu banyak mengkonsumsi gula dan karbohidart, kadar gula akan akan meningkat dan akan menimbulkan berbagai resiko salah satunya adalah mempengaruhi kualitas tidur. Diet keto akan menyeimbangkan kadar gula darah dan mengoptimalkan hormone seperti krotisol, serotonin, dan melatonin untuk memperbaiki dan mengatur ritme sirkadian anda
  • Menurunkan resiko peradangan. Perdangan yang kronis dapat menjadi meningkat selama masa menopause, yang akan memicu gejala yang tidak menyenangkan seperti berbagai jenis penyakit kronis dan memainkan peran penting dari hampir semua jenis penyakit. Dengan melakukan diet keto, anda akan mengkonmsi makanan sehat dan kaya alkalin sehingga dapat mengurangi terjadinya nyeri sendi, nyeri punggung serta kondisi peradangan lainnya.

Komentar