Tips Sederhana untuk Menghilangkan Bau Kaki

Tips Sederhana untuk Menghilangkan Bau Kaki

176
memuat...

Harianpost.co.idPasti tidak ada seorang pun yang ingin berurusan dengan bau pada kaki. Bagi siapapun yang memiliki masalah dengan bau kaki, pasti selalu bertanya-tanya apa sebenarnya yang menyebabkan bau pada kaki. Mungkin sebagian besar dari kita seringkali merasa berkeringat pada kaki, kaki terasa lembab dan bau mulai muncul di beberapa titik. Kaki yang berkeringat dan bau bisa menjadi masalah dan menyebabkan ketidaknyamanan. Hal ini tentunya akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari, terutama saat bersosialisasi dengan orang lain misalnya saat berada di gym, atau dalam situasi ketika sepatu anda perlu dilepas seperti saat melakukan pemeriksaan di bandara.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kaki yang berkeringat iasanya disertai dengan bau yang cukup menyengat yang dikenal sebagai bromhdrosis (kita kenal dengan bau kaki). Kondisi ini biasanya dimulai pada masa kanak-kanak atau remaja dan dapat berdampak negative pada perkembangan sosial dan pilihan karir. Namun bagi mereka yang memiliki masalah bau kaki, salah satu hal yang harus anda cermati adalah rutinitas kebersihan harian yang dilakukan sehingga anda dapat menghilangkan bau pada kaki dan tampil lebih percaya diri.

Apa yang Menyebabkan Bau Kaki? Bagaimana Bau Kaki Bisa Terjadi?

Kaki berkeringat atau dikenal sebagai palmhidantar hyperhidrosis, yang berarti keringat berlebih dan biasanya menyebabkan timbulnya bau pada kaki. Kelenjar keringat di area kaki inilah yang dapat menimbulkan bau. Perlu anda ketahui, kaki memiliki sekitar 250.000 kelenjar keringat yang cenderung lebih banyak menghasilkan keringat daripada bagian tubuh lainnya. Tapi kelenjar keringat ini juga memiliki peran yang penting diantaranya menjaga kulit agar tetap lembab, bertindak sebagai thermostat sehingga dapat membantu mengatur suhu tubuh. Saat kondisi di luar panas atau saat anda sedang berolahraga, thermostat akan memastikan suhu tubuh tetap terkendali dan untuk melakukan hal itu, kelenjar mengeluarkan keringat. Namun agak berbeda dari bagian tubuh lainnya karena kelenjar terus mengeluarkan keringat yang biasanya tidak terlalu terlihat.

Bau kaki terjadi ketika bakteri pada kulit memecah keringat yang berasal dari pori-ori dan biasanya bau tidak sedap muncul karena keringat. Penyebab lainnya dapat dikaitkan dengan kondisi stress, cedera karena beberapa masalah structural di area kaki, berdiri sepanjang hari (dalam waktu yang lama), mengenakan sepatu yang sama setiap hari, tidak menjaga kebersihan kaki, perubahan hormon dalam tubuh – khususnya pada remaja dan wanita hamil, dan kemungkinan bau kaki juga bisa beresiko bagi atlet yang mengalami infeksi jamur pada kaki.

Biasanya bau kaki seringkali terjadi pada kondisi cuaca yang panas dan bisa terjadi sepanjang tahun. Cuaca yang panas akan dapat memperburuk keadaan dan bahkan bisa menyebabkan kulit rusak dan lecet. Gejala bau kaki yang paling jelas adalah munculnya keringat berlebihan pada kaki hingga bahkan membuat kaki menjadi lembab terutama saat memakai sepatu.

Cara Mudah Menghilangkan Bau Kaki

Saat mengalami bau kaki, anda bisa berkonsultasi pada podiatris sehingga diagnosis dan penyebab bau kaki akan diketahui lebih akurat. Tapi, terdapat beberapa cara sederhana yang dapat anda lakukan di rumah untuk mengurangi dan menghilangkan masalah bau kaki.

  1. Pastikan menjaga kebersihan kaki. Mencuci kaki setelah selesai beraktifitas dan mengeringkannya secara menyeluruh terutama di bagian sela-sela jari adalah hal yang penting. Selain itu, jagalah kebersihan kaki dengan memotong dan membersihkan kuku untuk mencegah munculnya jamur pada kuku
  2. Gunakan foot scrub. Setelah membersihkan dan mengeringkan kaki, anda bisa mengoleskan baking soda, tepung jagung atau tepung garut karena dapat menyerap kelembaban pada kaki. Bahan-bahan tersebut merupakan anti jamur yang alami. Selain itu, anda juga bisa menggunakan minyak esensial seperti tea tree oil yang memiliki kandungan anti jamur
  3. Ganti sepatu anda beberapa hari sekali. Tidak mengenakan sepatu yang sama setiap hari benar-benar dapat membantu menghindari bau pada sepatu dan juga bau kaki. Sebaiknya gunakan dua atau tiga pasang sepatu dalam seminggu agar sepatu anda tidak lembab. Selain itu, pertimbangkan sepatu dengan bahan yang pas misalnya dari kulit yang dapat membuat kaki bernapas dan biasanya tidak menyerap banyak keringat seperti sepatu dengan bahan kain. Atau sebainya kenakan sandal atau sandal jepit yang memiliki ujung terbuka agar kaki bisa bebas bernapas. Bertelanjang kaki saat di rumah juga merupakan hal yang bagus untuk membuat kaki bebas bernapas sehingga mengurangi resiko bau kaki
  4. Kenakan kaus kaki dan ganti secara berkala. Mengenakan kaus kaki juga dianggap penting terutama yang memiliki bahan dapat menyerap kelembaban seperti wol, kapas atau campuran wol/kapas. Kaus kaki dengan bahan katun atau wol dianggap jauh lebih baik daripada nilon. Bahkan beberapa kaus kaki olahraga juga memiliki lubang/pori khusus untuk menjaga kaki agar tetap kering
  5. Ubah pola makan. Mengkonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat olahan akan menjadi bahan makanan bagi bakteri dan jamur dalam tubuh sehingga menimbulkan fenomena pelepasan. Salah satu hasil pelepasan tersebut mengeluarkan bakteri dan jamur ke kulit. Ketika bakteri ini terkumpul di kulit kaki melalui keringat dan kemudian tertutup sepatu, akan muncul bau yang tidak Namun ada banyak hal yang bisa dilakukan dengan pola makan kita untuk mencegah hal tersebut terjadi misalnya dengan mengurangi konsumsi karbohidrat olahan dan menyeimbangkan konsumsi protein, lemak sehat dan karbohidrat dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung anti inflamasi. Mengurangi konsumsi alkohol dan rokok akan mengurangi keringat yang menyebabkan bau kaki.

Komentar